SERAMPOST.COM,BULA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku, Javet Djemy Pattiselanno, mendukung penuh program Bupati Fachri Husni Alkatiri soal Hilirisasi Sagu di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).
“Secara pribadi Beta (saya) sangat mendukung dan mengapresiasi program pak Bupati Fachri. Karena selama ini kan tidak ada pemerintah yang bicara soal Sagu,” ujar Djemy, Anggota DPRD dari PDI-Perjuangan Maluku itu kepada Serampost.com, Rabu, (20/8/2025).
Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku ini mengatakan, sesuai dengan potensi Sagu di Bumi Ita Wotu Nusa, untuk mau diproduksi sangat membutuhkan investor yang masuk berinvestasi.
Pasalnya, jika mengharapkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), Pemerintah Daerah (Pemda) setempat tidak mampu, karena sangat menelan anggaran yang cukup besar.
“Ini barang memang harus ada investor untuk investasi. Kalau harap pemerintah, mungkin nanti seng (tidak) bisa karena ini membutuhkan modal yang cukup besar,” tutur Djemy.
Sebelumnya, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mendukung gagasan cemerlang Bupati Fachri Husni Alkatiri. Pasalnya, ide yang disampaikan Fachri tentang Sagu, sejalan dengan program ketahanan pangan Presiden Prabowo Subianto.
“Sagu dipandang sebagai pangan lokal yang tahan terhadap hama dan perubahan iklim, ini sejalan dengan program ketahanan pangan Presiden Prabowo,” ujar Gubernur di SBT, Senin, (21/7/2025) lalu.
Untuk itu, Sebagai Gubernur Maluku, Hendrik mengatakan, Kabupaten SBT dapat dijadikan sebagai pusat ekonomi Sagu di Provinsi Maluku.
“Gubernur mendukung gagasan Bupati SBT untuk menjadikan SBT sebagai basis ekonomi yang bertumpu pada Sagu,” ucapnya.
Tak hanya itu, dihadapan Bupati dan Wakil Bupati serta rombongan, Gubernur menyampaikan komitmennya untuk menjadikan Kabupaten SBT sebagai pusat industri Sagu di Maluku.
“Kabupaten SBT sebagai pusat industri Sagu di Maluku dan Indonesia. Ini bertujuan untuk memberikan semangat dan harapan kepada masyarakat Kabupaten SBT,” katanya. (S-01).

















Discussion about this post