SERAMPOST.COM,BULA – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), M. Bahrum Weulartafela, dinilai lambat tangani bencana longsor yang terjadi di Negeri Effa, Kecamatan Kesuy Watubela, beberapa waktu lalu.
Keluhan masyarakat itu disampaikan secara langsung dalam agenda Reses Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) SBT, Rudy Wajo, pekan kemarin.
Rudy Wajo mengatakan, warga Negeri Effa meminta kehadiran pihak BPBD melakukan penanganan segera. Dikhawatirkan akan terjadi longsor susulan saat hujan deras.
“Sampai saat ini kondisi setelah bencana longsor itu belum di tangani oleh tim bencana dari BPBD. Masyarakat merasa tidak aman saat musim hujan turun. Takut longsor susulan,” ujar Rudy kepada media ini, Senin, 6 April 2026.
Sebagai wakil rakyat, katanya, dia sudah berungkali mengingatkan Kepala BPBD, M Bahrum Weulartafela agar mengambil langkah cepat melakukan penanganan.
“Sebelum warga mengeluh, Beta (saya) sudah melakukan koordinasi dengan Kepala BPBD agar turunkan alat berat. Hanya saja sampai sekarang belum ada,” kata Rudy.
Rudy berharap, Kepala BPBD bisa bergerak cepat mengatasi problem tersebut. Agar warga masyarakat Negeri Effa bisa merasa aman dan tenteram saat musim hujan. (S-03).

















Discussion about this post