SERAMPOST.COM,JAKARTA – Dualisme kepengurusan PPP di Muktamar Ancol resmi berakhir. Menteri Hukum (Menkum) RI Supratman Andi, resmi mengeluarkan keputusan tentang pengesahan perubahan susunan kepengurusan DPP PPP untuk lima tahun mendatang.
Dikutip dari detikcom, berdasarkan dokumen yang diterima pada Senin (3/10/2025), komposisi kepengurusan DPP PPP sebagai berikut.
Ketua Umum DPP PPP Mardiono, Wakil Ketua Umum Agus Suparmanto, Sekretaris Jenderal Taj Yasin, Wakil Sekretaris Jenderal Jabbar Idris, Bendahara Umum Imam Fauzan A Uskara dan Wakil Bendahara Umum Rusman Ya’qub.

Sekretaris DPC PPP SBT, Idrus Wakano katakan dengan duet Mardiono dan Agus Suparmanto dalam kepengurusan DPP PPP, maka dualisme resmi resmi berakhir. Menurut Wakano, fokus utama kader PPP saat ini mendorong rekonsiliasi dan konsolidasi jelang Pemilu mendatang.
Dijelaskan, bahwa dinamika yang terjadi dalam Muktamar PPP beberapa waktu lalu merupakan hal yang wajar dalam tubuh partai.
“Pertarungan yang sesungguhnya bukan di Muktamar. Pertarungan kita itu bagaimana PPP bisa kembali ke Senayan. Itu jadi visi bersama kader di banyak daerah,” kata Idrus kepada wartawan, Senin (6/10/2025).
Untuk seluruh kader dan simpatisan PPP SBT dan Maluku, politisi muda ini mengajak agar semua tetap tenang dan solid. Pasalnya pasca-proses rekonsiliasi di Kemenkumham, saat ini tidak ada lagi dualisme di tubuh PPP.
“Sebagai kader, kami bersyukur karena ini langkah positif. Sekarang saatnya kita fokus konsolidasi. Kemarin, konstituen PPP di SBT sempat bertanya-tanya pasca Muktamar, jadi saya perlu klarifikasi. Sekarang mari fokus ke Pemilu dan pastikan target kita tercapai,” tuturnya. (S-01).

















Discussion about this post